IBX5AB2239155449 "The Zen Diaries Of Garry Shandling" Tayang 1 dan 2 Agustus Eksklusif di HBO
Podcast Hydrant

Lifestyle Media

Media Gaya Hidup Orang Indonesia | Panduan Untuk Millenials

“The Zen Diaries Of Garry Shandling” Tayang 1 dan 2 Agustus Eksklusif di HBO

Rating Dong

Film Dokumenter Dua Episode dari Judd Apatow Mengeksplorasi Kehidupan Sang Tokoh Komedi Legendaris Juga Dapat Streaming di HBO GO Dan Akan Tersedia di HBO On Demand. The Zen Diaries Of Garry Shandling.

THE ZEN DIARIES OF GARRY SHANDLING TAYANG 1 DAN 2 AGUSTUS EKSKLUSIF DI HBO
THE TONIGHT SHOW STARRING JOHNNY CARSON — Aired 03/08/1981 — Pictured: Comedian Garry Shandling performs — Photo by: NBCU Photo Bank

JAKARTA, 24 JULI 2018 – “Anda adalah orang paling bahagia yang saya kenal,” Judd Apatow pernah mengatakan hal ini pada teman sekaligus mentornya, Garry Shandling, “atau Anda benar-benar gila.” Shandling merespon, “itu benar.”

Ketika Shandling meninggal dunia tahun 2016, ia dikenal luas sebagai artis komedi stand-up dan bintang dari dua tayangan komedi paling inovatif dalam sejarah pertelevisian. Namun bagi mereka yang telah mengenalnya, Garry Shandling yang ‘sesungguhnya’ adalah sosok yang lebih kompleks. Kini Apatow telah menciptakan sebuah gambaran luar biasa dari komedian yang menjadi ikon dalam dokumenter sepanjang empat setengah jam THE ZEN DIARIES OF GARRY SHANDLING, yang tayang perdana di Asia dalam dua episode pada Rabu, 1 Agustus dan Kamis, 2 Agustus jam 8.00 WIB di HBO GO dan HBO.

Tiga kali menjadi nominasi 70th Primetime Emmy Awards® untuk Outstanding Documentary or Nonfiction Special dan Outstanding Directing for a Documentary/Nonfiction Program (Judd Apatow), dokumenter ini juga tersedia di HBO On Demand / HBO GO.

THE ZEN DIARIES OF GARRY SHANDLING TAYANG 1 DAN 2 AGUSTUS EKSKLUSIF DI HBO
Larry Sand

Gaya narasi yang unik dan detil yang intim, THE ZEN DIARIES OF GARRY SHANDLING menampilkan percakapan dengan lebih dari 40 keluarga dan sahabat Shandling, seperti James L. Brooks, Jim Carrey, Sacha Baron Cohen, David Coulier, Jon Favreau, Jay Leno, Kevin Nealon, Conan O’Brien, Bob Saget, Jerry Seinfeld dan Sarah Silverman, serta tayangan TV yang berharga selama empat dekade, ditambah jurnal pribadi, surat-surat pribadi juga cuplikan suara dan video candid yang mengungkap pemikirannya yang cerdas dan jiwanya yang tak pernah berhenti.

“Berikan apa yang belum pernah kau dapatkan,” tulis Shandling dalam sebuah jurnal tentangkehidupannya, mantra dari yang “sang pejuang spiritual” begitu dia menyebut dirinya – selalu menantang dirinya untuk melampaui rasa ketidakamanannya, selain mendapatkan begitu banyak kegagalan, pengkhianatan dan lika-liku nasib yang tragis. Mulai dari tragedy masa kecil hingga patah hati, pengkhiatan professional dan trauma fisik tak terduga, hingga kehadirannya sebagai guru yang kuat, sahabat dan pembimbing rohani bagi satu generasi talen, dokumenter Apatow tak hanya menceritakan bagaimana kemampuan seorang manusia untuk bertahan dalam pasang surut kehidupan di bisnis pertunjukan, namun juga menawarkan investigasi mendalam dari kekuatan komedi guna mengembangkan jiwa manusia.

THE ZEN DIARIES OF GARRY SHANDLING TAYANG 1 DAN 2 AGUSTUS EKSKLUSIF DI HBO

Shandling menjalani kehidupan normal di Tucson hingga usia sepuluh tahun, ketika kakak lelaki satu-satunya, Barry, meninggal karena fibrosis sistik. Orangtuanya membahas kematian sang kakak dan ibunya Muriel, mulai mengawasi secara ketat sang adik, membangun ikatan yang intens dan kadang mengkhawatirkan yang di kemudian hari menjadi materi komedinya.

Kesuksesan Shandling tidak lepas dari perjumpaannya dengan George Carlin dan kepindahannya yang mendadak ke Los Angeles selepas perguruan tinggi, pada 1976, ketia ia terlibat dalam kecelakaan lalu lintas yang serius, menyebabkan dirinya nyaris tewas. Setelah masa pemulihan, ia menulis dalam buku harian, yang mulia ia simpan pada 1977, “Lakukan – kamu siap, menjadi komedian. Inilah diriku sesungguhnya. Rahasianya adalah menjadi diriku sendiri.”

THE ZEN DIARIES OF GARRY SHANDLING TAYANG 1 DAN 2 AGUSTUS EKSKLUSIF DI HBO

Papar Jim Carrey, “Saya pikir Garry adalah sosok yang mengatakan pada audiens, ‘Anda baik-baik saja, karena saya memiliki berbagai masalah.’ Namun ia melakukan itu dengan gaya yang luar biasa cerdas, Anda harus menghormatinya pada saat bersamaan.”

Shandling membuat lompatan dari puncak kesuksesan stand-up, tampil di “The Tonight Show Starring Johnny Carson,” untuk mengembangkan identitas kocaknya menjadi sesuatu yang kemudian didefinisikan sebagai komedi televisi. Menyadari bahwa salah satu kekuatannya sebagai seorang standup dulunya adalah kemampuan untuk “berbicara dengan orang,” ia menciptakan tontonan dimana berbicara kepada audiens menjadi fokus utama – “sebuah tayagan yang memungkinkan Garry menjadi Garry,” seperti yang terbaca dalam jurnalnya.

THE ZEN DIARIES OF GARRY SHANDLING TAYANG 1 DAN 2 AGUSTUS EKSKLUSIF DI HBO

“It’s Garry Shandling’s Show” hadir satu dekade sebelumnya, komedi situasi “meta” pertama yang memberikan sejumlah penggemar setia dan membangun profilnya di industri ini. “Ini semacam pemberitaan,” kenang Conan O’Brien tentang tayangan tiga season. “Tayangan ini menampilkan setiap orang, inilah tayangan yang dapat eksis.” Ia juga bertemu Linda Doucett, yang menjadi tunangannya, mulai membangun rumah tangga, dan bahkan dikabarkan akan menjadi penerusnya sebagai pembawa “The Tonight Show.”

Bagian kedua dari THE ZEN DIARIES OF GARRY SHANDLING memaparkan lebih mendalam tentang “The Larry Sanders Show,” serial komedi HBO yang menjadi titik baliknya. Rekan-rekannya mengenang kebutuhan untuk membuat materi yang sesuai dengan standar Shandling yang tinggi, sementara buku hariannya mengungkapkan sebuah perjuangan terus-menerus dalam mencapai kepuasan dan pencarian yang otentik. Dampak dari “Larry Sanders” tak terukur. “Pertunjukan itu akan bertahan lebih lama dari kita semua,” kata Jay Leno.

THE ZEN DIARIES OF GARRY SHANDLING TAYANG 1 DAN 2 AGUSTUS EKSKLUSIF DI HBO

Namun setelah kesuksesan tayangan tersebut, tragedi yang menyakitkan, hadir bersamaan dengan sifat buruk Shandling, yang menguasasinya. Sanders dan Doucett berpisah dan Sanders memecatnya dari program acara, membawa perkara ini ke pengadilan, yang berakibat munculnya pertanyaan finansial dan menjadikan Shandling menggugat manajernya, Brad Grey, sebesar $100 juta, penyelesaian kasus ini menghabiskan waktu satu tahun dengan biaya yang besar, hubungan pertemanan, juga mengancam pencapaiannya meraih kedamaian spiritual.

“Saya melihat dia sebagai tersiksa, karena ia selalu berusaha lebih unggul,” kenang Kevin Nealon. “Maksud saya, ia pada dasarnya bagus. Saya pikir ia berusaha menjauhkan kulit dari isinya.” Setelah “The Larry Sanders Show” berakhir, kecemasan dan ketidakamanan Shandling lebih kelihatan, ketika ia bekerja melampaui krisis emosi, fisik dan profesional yang tak terduga.

Shandling yang tengah sakit mendapatkan hiburan di masyarakat. Bermain basket pada Minggu pagi di halaman belakang rumahnya bersama teman-temannya dan membuat ia terhubung secara emosional, sementara pelatihan komedi bagi remaja memberinya kehidupan baru yang lebih bermakna. “Ia adalah sosok comedian yang baik,” kenang Sacha Baron Cohen.

THE ZEN DIARIES OF GARRY SHANDLING TAYANG 1 DAN 2 AGUSTUS EKSKLUSIF DI HBO

Sebuah pertunjukan yang sukses menjadikan peraih Emmys®, menciptakan keunikan tambahan bagi hadirnya DVD “The Larry Sanders Show” dan pemunculan sahabatnya Jerry Seinfeld pada “Comedians in Cars Getting Coffee” (dimana Shandling memberi pendapat tentang meninggal dan kematian) mengisyaratkan beberapa pesan moral yang ia pelajari selama hidupnya untuk mencapai kedamaian.

Ketika para sahabatnya mengucapkan salam perpisahan, serta surat-suarat dan pemikiran Shandling yang paling pribadi diceritakan, dokumenter Apatow, seperti yang dimaksud, melampaui pengertian yang sederhana, membuat sedih, memukau sekaligus lucu, dan di atas segalanya, benar-benar otentik.

THE ZEN DIARIES OF GARRY SHANDLING disutradarai dan executive producer Judd Apatow; dengan co-executive producer Joe Beshenkovsky dan Mike Bonfiglio; supervising producer, Josh Church; dengan producer Sam Fishell dan Amanda Glaze; co-producer, Wayne Federman dan Chris Wilcha; diedit oleh Joe Beshenkovsky; dengan director of photography, Matt Bass dan Jonathan Furmanski; musik oleh Mike Andrews; animasi oleh Stefan Nadelman. HBO: supervising producer, Sara Bernstein; dan executive producer, Sheila Nevins.

Shinta Zevanya

Freelance Writter at SZO Corporate
Kemang, Jakarta Selatan, alumni FISIP Universitas Tarumanegara
Shinta Zevanya