Tips Penting Jualan Online Dengan Cara Dropship

Bisnis Dropdhip Memang Mudah dan Tanpa Modal, Namun Butuh Keterampilan
Bisnis Dropdhip Memang Mudah dan Tanpa Modal, Namun Butuh Keterampilan

Zingga Nusantara Pernahkah Kamu membayangkan berbisnis tanpa mengeluarkan sepeser uang sedikitpun? Rasanya saat ini semua usaha harus dimulai dengan yang namanya uang. Uang biasa dikatakan para pegiat bisnis sebagai modal awal untunk membangun sebuah bidang usaha. Dropship sendiri mulai banyak diminati semenjak mulai merambahnya bisnis online.

Kemudahan bisnis dengan cara berjualan online, membuat pekerjaan dropship lebih mudah dan cepat. Lain hal jika bisnis dropship ini harus dilakukan dengan cara offline, effort yang keluar juga lebih banyak tentunya. Contoh Kamu berbisnis offline dropship dengan berjualan baju, jika itu Kamu lakukan dengan cara online, maka dengan mudah Kamu memasarkannya dan kontrol pun ada di Kamu. Coba bayangkan jika usaha itu Kamu lakukan dengan cara offline. Kamu harus memiliki energi lebih untuk melakukan komunikasi secara offline dengan penjual aslinya, belum Kamu bertransaksi dengan si pembeli langsung. Hal tersebut yang membuat dropship lebih mudah dilakukan dengan cara online.

Bisnis dengan cara dropship jika dibaca dari sinopsis di atas memang terlihat mudah. Namun Kamu harus tau beberapa tips yang mungkin bisa Kamu pakai dan terapkan untuk berbisnis online agar tidak berantakan. Jika Kamu rapih dalam melakukan dokumentasi bisnis Kamu dan Kamu mendapatkan seller yang baik, tentunya semua akan berjalan lancar, namun sebaliknya, apabila Kamu mendapatkan seller yang punya reputasi buruk, bukan tak mungkin semua pembeli Kamu akan lari ke seller aslinya.

1. Pelajari Produk yang Kamu Jual

Poin ini adalah poin yang paling penting. Tak peduli bisnis apa yang Kamu jalani, jika Kamu tak kuasai produk, Kamu tak akan bisa mengembangkan, bahkan memasarkan produk tersebut. Kelemahan dropshipper adalah kurang menguasai seluk beluk produk yang dijual. Karenanya sebelum menjual, ada baiknya anda memiliki setidaknya masing-masing 1 produk contoh dari produk yang akan anda jual. Dengan memiliki contoh produk, anda tentu akan lebih percaya diri dalam memasarkan karena Anda dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan produk dengan baik.

Bila tidak memungkinkan memiliki contoh produk, pastikan anda menguasai detail produk tersebut. Jangan sungkan-sungkan bertanya kepada seller terkait spesifikasi produk bila ada yang tidak anda pahami. Pastikan juga produk yang anda jual memang layak dijual dan memberikan manfaat bagi banyak orang.

2. Persiapkan Semua Alat Jualan Online Kamu

Apa yang harus dilakukan untuk menyiapkan alat jualan online Kamu? Jawabannya tentu website dan sosial media. Dropshipper berarti membuka toko online sendiri. Itu artinya akun media socialnya harus terpisah dengan akun pribadi Anda. Dengan begitu anda akan fokus melayani customer anda secara profesonal. Beruntungnya saat ini industry marketplace Indonesia sedang berkembang baik sehingga memudahkan Anda berjualan online.

Banyak platform sekarang ini yang mendukung Kamu untuk berjualan online, misalnya saja facebook ads, google adwords, google adsense, youtube adsense, dan lain sebagainya yang bisa Kamu gunakan untuk meningkatkan traffic atau pengunjung untuk masuk ke dalam platform website ataupun social media bisnis akun Kamu.

3. Pilih Seller yang Terpercaya

Saat ini penawaran seller di media social terbilang sangat banyak, Anda tidak akan repot jika mengkualifikasi satu per satu untuk menemukan seller yang terpercaya atau teruji, bahkan tidak sedikit seller yang menawarkan janji manis tapi ternyata menipu.

Ketahui siapa pemilik bisnis tersebut, biasanya pemilik bisnis yang banyak menawarkan peluang dropship mudah diketahui siapa pemiliknya. Selain itu, lihat juga komentar ataupun testimoni pelanggan terhadap penjualan dari seller tersebut. Jangan lupa juga cek seluruh sosial media dan website yang dimiliki, dan juga cek fasilitas apa saja yang ditawarkan bagi para dropshipper. Seller yang baik biasanya tidak akan membiarkan dropshippernya berjualan sendirian tanpa bimbingan. Mereka bahkan menawarkan support baik itu secara online dan offline.

Cara sederhana dan paling mudah untuk test apakah seller Kamu berkelakukan baik atau tidak adalah coba Kamu order barang dia, namun Kamu minta kirim ke alamat Kamu sendiri, tapi Kamu jangan bilang ke seller tersebut. Jika seller tersebut baik, seharusnya Ia menuruti semua yang yang Kamu inginkan, contohnya Kirim dengan nama dan nomer telfon Kamu. Jika semuanya lancar, makan seller Kamu dapat dikategorikan dengan seller yang baik.

4. Pilih Seller Berprofit Tinggi

Kamu harus pilih produk yang margin penjualannya minimal 20%, karena itu adalah nilai umum dan pantas dalam bisnis dropship, memang tidak ada ukuran ideal mengenai margin profit ini tapi informasi ini akan sangat tepat, terlebih jika Anda seorang pemula di bisnis dropship. Jika Anda sudah mendapatkan celah dalam binis dropship, anda tentu bebas menentukan nilai margin dari penjualan.

5. Fokus Dropship Dengan Jenis Barang yang Sama

Fokus dengan produk yang Anda jual. tidak sedikit dropshipper, yang berganti produk jualan karena merasa sudah berhasil berjualan dengan produk sebelumnya, secara tidak langsung hal tersebut membentuk imej pada diri Anda sebagai pembisnis yang tidak terpercaya. Ada kutipan tepat dalam hal ini, “Dropshipper yang hebat adalah dropshipper yang bertindak layaknya penjual biasa yang memiliki barang.”

6. Pilihlah Seller yang Tak Pelit Ilmu

Tidak sedikit seller yang hanya menyerahkan Anda sebuah katalog penjualan, setelah itu membiarkan Anda berjuang sendiri melakukan penjualan. Beruntung jika memang anda kebetulan seorang dropshipper handal tapi bagaiman jika dengan pemula dan baru memulai bisnis, tentu tidak sederhana kelihatannya, bukan? Maka dari itu, Kamu harus bisa memilih seller mana yang baik dan merangkul agennya, toh memang penjualan mereka juga berjalan karena agen. Perputaran yang cepat akan membuat keuntungan seller tersebut menjadi lebih banyak, intinya wajib untuk Kamu memfilter seller agar penjualan Kamu nantinya juga lancar.

Sekian dulu tipsnya ya mudah-mudahan bisa berguna bagi Kamu yang sedang menjalani ataupun baru memulai bisnis dropship ini. Bisnis ini memang biasanya dilakukan bagi pebisnis yang belum memiliki modal, namun jika Kamu sudah memiliki modal, alangkah lebih baiknya Kamu membuat toko sendiri agar akses dan kontrol lebih mudah, dan keuangan Kamu juga bisa terdongkrak, bahkan Kamu bisa membuat brand sendiri loh.

Shinta Zevanya

Shinta Zevanya

Freelance Writter at SZO Corporate
Kemang, Jakarta Selatan, alumni FISIP Universitas Tarumanegara
Shinta Zevanya