Tips Dasar Sebelum Memulai Usaha

Zingga Nusantara –¬†¬†Pada artikel ini kita akan bahas tips dasar sebelum memulai usaha kita. Ada dua hal yang biasanya ada di benak kita sebelum memulai usaha. Yang pertama adalah “sudah punya modal tapi tidak tahu akan berbisnis apa”. Yang kedua adalah “belum punya modal tapi sudah punya rencana untuk berbisnis”. Jika memang sudah niat berbisnis ya tinggal lakukan saja. Tidak perlu menunggu ini-itu, takut itu-ini, tinggal jalankan saja.

Berikut ini adalah tips yang bisa dilakukan sebelum memulai usaha :

1. Segera mulai

Untuk segera memulai usaha, pilihlah bisnis dengan jasa yang melibatkan pengetahuan dan keterampilan yang sudah dimiliki.

Belajar keterampilan baru membutuhkan waktu, sehingga memulai bisnis berdasarkan apa yang sudah diketahui akan menjadi cara tercepat untuk memulainya.

Anda dapat menggunakan keterampilan yang telah dipelajari untuk diterapkan pada pekerjaan. Keterampilan tersebut bisa diperoleh melalui kerja sukarela atau kegiatan-kegiatan yang sesuai dengan hobi dan minat.

Untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar, Anda dapat bekerja magang di perusahaan lain yang membutuhan jasa untuk menyewa tenaga profesional.

Anda bisa segera memulai usaha dengan memanfaatkan aset, peralatan dan perlengkapan yang sudah dimiliki.

Cara ini tidak hanya akan menghemat uang, tetapi waktu juga karena bisa segera mulai menawarkan layanan. Aset yang langsung dapat dipergunakan adalah dana yang dibutuhkan untuk memperoleh izin usaha.

Untuk mencari tambahan dana, Anda dapat mengiklankan layanan secara online. Dengan beragamnya peralatan komputer dan perangkat lunak saat ini, Anda bisa langsung mulai bekerja di rumah dengan mudah.

2. Cermati peluang

Anda harus dapat mencermati peluang usaha saat memulai bisnis untuk membuat keuntungan besar.

Sebelum mengetahui berbagai peluang yang ada, perlu mengetahui berapa banyak biaya yang akan dihabiskan untuk membeli persediaan, membayar sewa, kompensasi karyawan, dan daftar panjang kebutuhan biaya lainnya.

Kemudian dapat mencari tahu persis berapa banyak biaya yang Anda butuhkan untuk penjualan setiap bulan beserta peluangnya di pasaran.

Menganalisa peluang bisnis perlu dilakukan untuk menciptakan keseimbangan pemasukan dan pengeluaran dana. Tidak peduli seberapa luar biasa produk atau jasa yang ditawarkan, Anda harus mencermati peluang yang ada di sekitar pelanggan.

Carilah rekomendasi dari pengusaha yang telah berpengalaman untuk memecahkan komplain dan masalah pelanggan yang dapat merugikan bisnis Anda.

Dengan mengenali potensi dan bidang yang Anda kuasai, peluang bisnis dapat dicermati dan direncanakan melalui langkah-langkah pengembangan bisnis selanjutnya yang mencakup rencana keuangan beserta risiko kerugiannya.

3. Jangan takut gagal

Jika selama ini rasa takut gagal adalah masalah utama yang mencegah untuk memulai usaha, Anda harus mengatasinya dan terus maju.

Kegagalan tidak mengubah gen atau kepribadian Anda. Kegagalan dapat mempengaruhi opini negatif beberapa orang, tapi tidak akan berubah menjadi hal negatif dalam diri sendiri jika tidak mengizinkannya.

Kegagalan bisnis yang mengakibatkan kehilangan semua uang atau harta Anda kemungkinnya sangat kecil.

Banyak struktur bisnis yang dapat dilakukan sedemikian rupa untuk mengurangi risiko kegagalan.

Bisnis dengan struktur gabungan dapat meminimalisir keuntungan dan kerugian karena semuanya ditanggung kedua belah pihak. Bahkan jika struktur bisnis adalah kepemilikan tunggal, beberapa properti akan dibebaskan dari penyitaan apabila Anda mengajukan bukti kebangkrutan pribadi.

Risiko besar-kecilnya jumlah uang yang mungkin hilang sebenarnya hanyalah masalah perspektif. Uang tidak pernah sama pentingnya dengan pengalaman usaha yang bisa didapatkan. Dalam kegagalan selalu ada kesempatan untuk maju ke luar batas-batas kemampuan yang sudah biasa Anda lakukan.

Anda juga dapat mempelajari banyak hal yang berharga atau mendapatkan koneksi baru melalui kegagalan.

Berfokus pada hal-hal positif saat menghadapi kegagalan akan mengubah sikap tentang kehidupan. Mulai menjalankan bisnis sendiri bisa menjadi salah satu pengalaman yang paling memperkaya hidup.

Anda harus mempunyai tekad kuat untuk mengenali kesalahan vital dari setiap kegagalan, tidak peduli bagaimanapun hasilnya. Jangan biarkan rasa takut akan kegagalan membuat kehilangan banyak peluang.

4. Cepat belajar

Hal pertama yang perlu dilakukan untuk memulai bisnis yang sukses adalah belajar bagaimana melakukannya. Anda bisa gagal dengan melakukan hal-hal bodoh.

Tetapi bagaimana memperoleh keberhasilan? Caranya adalah dengan mencari tahu persis apa yang dibutuhkan untuk menjadi sukses dan memastikan bahwa kebutuhan tersebut dapat terpenuhi.

Misalnya jika Anda ingin memulai bisnis kecil penjualan sabun herbal dan produk-produk mandi, ada tiga hal yang harus diperhatikan:

*) Jumlah konsumen yang ingin membeli sabun dan produk-produk mandi yang Anda jual.
*) Kualitas dan harga produk harus cukup kompetitif di pasaran.
*) Cara untuk menyelaraskan permintaan konsumen dan harga produk secara bersama-sama.

Jadi ada beberapa kebutuhan dasar yang harus dipelajari dan dipenuhi sebaik-baiknya.

Cara terbaik untuk cepat belajar saat memulai bisnis adalah dengan bekerja melalui rencana bisnis. Rencana bisnis pada dasarnya adalah cetak biru untuk mempelajari bisnis dengan cermat.

Bekerja melalui rencana bisnis akan mengisi kesenjangan dalam pengetahuan Anda dan memberikan rincian tentang berbagai cara yang perlu dilakukan untuk memulai dan menjalankan usaha untuk mencapai keberhasilan.

5. Tentukan target bisnis dan konsumen

Dalam pemasaran, target bisnis dan konsumen adalah bagian penting dari pertumbuhan bisnis.

Banyak bisnis jasa yang dapat segera dimulai melalui kontak dan jaringan mereka saat ini.

Perusahaan atau organisasi tempat Anda bekerja dulu dapat dengan sukarela menggunakan layanan Anda. Hubungi teman dan keluarga yang mungkin tahu target bisnis dan konsumen yang membutuhkan jasa Anda.

Pertimbangkan menawarkan layanan melalui situs freelance untuk membangun portofolio dan mendapatkan referensi. Konsumen dapat datang melalui email, media sosial, live chat, telepon dan bahkan surat-menyurat melalui pos.

Berbagai umpan balik tersebut dapat digunakan untuk membangun sebuah sistem analisa target bisnis dan konsumen dengan cara menangkap, mensintesis dan menganalisisnya saat perusahaan Anda masih kecil.

Apabila terorganisir dengan baik, data ini dapat memberikan wawasan yang sangat berharga yang dapat menginformasikan produk, pemasaran, layanan dan bahkan rancangan bisnis yang mendasar.

Adanya respon terhadap umpan balik konsumen yang ditangani dengan serius cenderung dapat meningkatkan lebih banyak rasa hormat dan loyalitas konsumen terhadap bisnis yang Anda jalankan.

(zna)