Ini Dia Sifat yang Dimiliki Temen Nongkrong Kamu

Buat kalian anak muda pasti suka nongkrong, namun biasanya sifat dari temen nongkrong Kamu berbeda-beda. Ini dia tipenya.
Buat kalian anak muda pasti suka nongkrong, namun biasanya sifat dari temen nongkrong Kamu berbeda-beda. Ini dia tipenya.

Zingga Nusantara – Sebagai anak muda yang penuh dengan gairah berkehidupan, pasti kita suka atau minimal pernah nongkrong dengan teman-teman, baik itu teman kantor, teman sekolah, teman kampus, atau teman dari suatu komunitas yang kamu pernah ikuti. Semakin beragam tipe rekan atau teman nongkrong kita, semakin seru tentunya, bahkan sampai kita bisa melupakan soal waktu. Berikut ini Zingga Nusantara akan membahas sedikit mengenai tipe-tipe teman kita pada saat kita sedang nongkrong, siapa tau ada yang mirip dengan teman-teman kalian.

1. Tipe teman yang suka ngebossy

Biasanya yang paling memegang kendali masalah pembiayaan. Sering sekali menanggung biaya nongkrong secara keseluruhan. Kalaupun sudah menjadi tradisi untuk patungan, biasanya Bos besar memberi dengan jumlah yang lebih banyak. Tapi jarang sih, umumnya Dia yang menanggung semua biaya nongkrong tersebut. Apalagi biaya yang dibutuhkan jauh dibawah kemampuannya. Tipe rekan yang seperti ini biasanya selalu ada. Biasanya yang seperti ini adalah tipe teman yang sangat malas. Karena Ia tidak mau bergerak. Ia hanya mau menyuruh yang lainnya hanya Ia menyetor uang, dan tidak mau bergerak.

2. Tipe teman yang suka banget ngaret

Ada satu lagi yang suka ngaret. Kalau datang sering telat hingga membuat yang lain menunggu. Ketika ditanya sampai dimana jawabnya sedang di dalam perjalanan tapi waktu yang seharusnya sudah sampai, batang hidungnya tidak juga kelihatan. Lama-lama ketahuan ternyata sering sekali masih tidur ngaku sedang di dalam perjalanan, baru mandi ngaku sedang di dalam perjalanan. Bahkan ada yang ngaku sedang di dalam perjalanan kemudian melanjutkan aktivitas yang tidak diceritakan sama teman-temannya.

3. Tipe teman yang ikut-ikutan saja(terserah apa kata lu)

Ini biasanya tidak ada gagasan dan tidak punya ide. Yang penting ikut dan keputusannya tidak begitu memberi pengaruh. Mau kemana saja ok ok saja dan malas mikir atau memberi pendapat. Orang seperti ini santai, mau diajak kemana aja siap dan kalau tidak jadi juga bukan masalah baginya. Intinya nurut saja. Tipe seperti ini adalah orang yang sangat tidak kreatif. Bisa dijamin Ia pasti di kantornya akan lama jika naik jabatan karena orang seperti ini minim sekali dengan ide. Sementara perusahaan pasti selalu mencari karyawan yang muda, energicc, semangat dan punya banyak ide atau inovasi tentunya untuk memajukan perusahaan.

4. Tipe teman yang hanya menjadi pendengar

Tidak suka cerita tapi suka sekali mendengarkan cerita teman-temannya. Jadi lebih banyak diam dan jarang punya hal untuk diceritakan. Bahkan ketika terjadi obrolan besar dalam kelompok pun, sering sekali hanya menjadi pendengar saja. Biasanya teman tipe yang satu ini cocok sekali dan bisa lebih akrab dengan teman lain yang suka cerita. Satu pihak suka bercerita, dan pihak satunya lagi sangat senang meski hanya menjadi pendengar.

5. Tipe teman yang suka menjadi provokator

Biasanya yang suka punya gagasan untuk nongkrong dan sering memilih tempat yang Dia sukai. Suka ajak-ajak dengan gaya yang sedikit memaksa hingga teman-teman lain tidak kuasa untuk menolak. Tanpa ada Dia kadang banyak yang malas untuk menentukan tujuan tempat. Biasanya kalau sang provokator ini ada kepentingan sendiri, acara nongkrong bisa batal karena tidak ada yang mengobarkan semangat dan yang malas-malasan lebih memilih tidak keluar.

6. Tipe teman yang suka main gadget sendiri

Dia memang berada dalam satu kelompok saat nongkrong, tapi justru terkesan menyendiri karena sibuk sendiri. Umumnya sih asyik sendiri dengan gadget yang Dia bawa. Entah hanya browsing, chatting, atau aktivitas lain yang membuatnya tidak benar-benar terlibat dalam kegiatan nongkrong tersebut. Mereka yang seperti sebenarnya agak kurang asik kalau diajak nongkrong. Kenapa? Karena orang tipe ini biasanya jika diajak ngobrol tidak akan fokus kepada bahan pembahasan pada saat mengobrol atau nongkrong. Tapi kelebihan dari teman atau rekan tipe ini adalah Ia selalu mempunya pembahasan baru terkait soal apa yang ada di sosial media sekarang ini, mengingat sosial media saat ini selalu menjadi pusat informasi, baik itu informasi yang baik maupun informasi yang tidak baik, maka dari itu kita harus pandai-pandai menyaring informasi, walaupun itu dari teman kita sendiri.

7. Tipe teman yang suka merusak suasana

Ada juga yang ribut ingin mengajak bubar padahal suasana lagi asyik. Biasanya tidak tahan nongkrong lama-lama. Mudah sekali bosan dan ada saja alasan untuk pamit duluan. Niat awal tetap ingin bubar bareng-bareng, tapi jika itu tidak bisa terlaksana, akhirnya sering memilih bubar duluan. Kawan yang seperti ini biasanya jarang. Karena tipe ini biasanya pasti tidak pernah diajak datang untuk nongkrong karena tipe ini sangat menyebalkan dan bisa menimbulkan emosi bagi anggota yang lainnya.

8. Tipe teman yang ogah-ogahan nongkrong

Seperti ogah-ogahan kalau diajak ke tempat tertentu, tapi pada akhirnya ikut juga. Nongkrong pun tidak begitu membuatnya benar-benar merasa senang. Hanya menurut saja agar bisa seperti teman-temannya. Namun tipe ini biaanya agak berbeda jika diajak datang dalam event yang jarang-jarang terjadi, misalnya saja pada saat pernikahan salah satu teman kita, atau misalnya saja pada saat datang ke acara duka cita teman kita yang sedang berduka.

9. Tipe teman yang suka asal ngomong

Biasanya mampu mendominasi pembicaraan. Sering bercerita tentang sesuatu yang hebat-hebat tentang dirinya, orang-orang yang menyertainya, atau tentang sesuatu yang bisa membuat teman-temannya terkesan. Tapi dari buktinya tidak ada atau nol besar. Tapi anehnya, banyak yang percaya dengan apa yang diceritakan. Meskipun pada akhirnya sempat ragu karena tidak ada bukti, tapi kedepannya cerita yang disampaikan begitu menarik untuk didengar.

10. Tipe teman yang suka perhitungan

Biasanya pasti ada salah satu teman kalian yang seperti ini. Biasanya Ia sangat perhitungan dengan apa yang dia keluarkan. Misalnya Ia memesan banyak makanan, dan pas ditotal di bon, biasanya Ia yang paling pertama menghitung total pengeluaran yang dikeluarkan dirinya, dan Ia biasanya individualisme, tidak memikirkan temannya yang lain.(zna)