Cara Mengetahui Jejak Perselingkuhan Pasangan

Mengatasi Perselingkuhan, mengapa tidak ?
Mengatasi Perselingkuhan, mengapa tidak ?

Zingga Nusantara – Masalah dan problematika yang otomatis muncul dan itu bisa membuat perselingkuhan akhirnya pasti ketahuan. Jadi ini tentang perasaan dan keadaan yang pada akhirnya akan muncul jika terlanjur melakukan perselingkuhan. Perasaan, sikap, bahkan kenyataan yang sebelumnya tidak terpikirkan oleh pelaku selingkuh.

1. Manfaatkan kesempatan sebaik baiknya

Tidak ingin melewatkan kesempatan yang ada untuk berselingkuh. Dan untuk yang satu ini bisa membongkar perselingkuhan jika didukung oleh bagian berikutnya. Jika ada kesempatan yang baik, misalkan Kamu punya hari libur atau cuti, Kamu cobalah manfaatkan. Misalnya jangan bilang pasangan kalau kalian akan libur. Manfaatkan dan bertingkah lakulah seperti biasanya. Lalu cobalah perlahan ikuti pasangan Kamu secara diam-diam. Lakukanlah dengan sangat hati-hati karena jika sampai lalai, maka resikonya adalah keretakan hubungan Anda.

Baca Juga : Strategi Tangkap Pasangan Kamu yang Selingkuh

Biasanya kondisi yang seperti ini (sudah saling tidak percaya) di salah satu pihak biasanya masih bisa diperbaharui dan diperbaiki, namun apabila sudah terjadi di kedua belah pihak, maka resikonya adalah kegagalan menjalin hubungan, terparahnya bisa menimbulkan rasa benci dan berakhir di perceraian (jika sudah sah menurut agama).

2. Perhatikan sikap pasangan (Masalah dan problematika ini biasanya lebih dipahami pada pasangan yang sudah sah menikah)

Kecurigaan yang muncul kemudian berlanjut pada sebuah desakan bisa membuat pelaku selingkuh tersulut emosinya. Sehingga sangat jarang yang bisa berbohong secara sempurna. Kebanyakan justru menunjukkan kemarahan yang pada akhirnya membuat pasangan sah yakin jika benar-benar terjadi perselingkuhan. Ini terjadi karena keinginan untuk menemui pasangan sangat kuat, dan pasangan sah menjadi tampak menyebalkan karena menjadi pihak penghalang atau setidaknya seperti sebuah gangguan.

3. Kebanggaan dan sikap aneh dari salah satu pihak yang memicu perselingkuhan

Biasanya ini sering terjadi pada pihak Laki-laki. Sesama teman yang punya kebiasaan sama (suka berselingkuh), bukan Masalah dan problematika memalukan jika menceritakan perselingkuhannya. Dari itu akan terjadi cerita dari mulut ke mulut tentang perselingkuhan itu. Dan tidak menutup kemungkinan menjadi rahasia umum yang sampai pada Seseorang. Seseorang tersebut adalah pihak yang tidak begitu suka dengan sosok pelaku selingkuh. Sehingga bisa saja cerita itu akan semakin menyebar dan sampai pada pihak yang peduli dengan korban perselingkuhan. Hasil akhirnya, tentu bisa tahu sendiri.

4. Berawal dari ketidakpedulian

Pikiran awal saat ingin selingkuh, punya niat untuk mengisi waktu atau sekedar mencari hiburan karena banyak alasan. Tapi untuk selanjutnya, salah satu bahkan keduanya akan terbelenggu dan juga terjebak perasaan. Sehingga keinginan untuk punya Dia (selingkuhan) seutuhnya, akan terasa kuat. Didasari keinginan itu ditambah dengan kecemburuan terhadap pasangan sah, secara otomatis akan berusaha punya secara utuh. Tentunya dalam Masalah dan problematika itu bisa membuat perselingkuhan menjadi ketahuan. Karena pihak yang punya pikiran punya seutuhnya, berpeluang besar ingin merusak hubungan dengan pasangan yang sah. Bahkan meskipun tidak ada niat untuk itu, dari tindakan yang didasari menuruti perasaan, bisa menciptakan kecurigaan dari pasangan sah.

Contohnya: Saat Wanita berpacaran dengan Suami Orang. Pada awalnya tidak begitu cemburu dan rela sharing dan berbagi. Tapi jika sudah terbelenggu dan juga terjebak perasaan, keinginan untuk punya seutuhnya Pria yang dicintai akan terasa kuat. Itu terus terasa meskipun Dia adalah suami Orang. Secara otomatis menunjukkan sikap bahkan meminta waktu lebih banyak pada Suami Orang tersebut yang berpotensi membongkar perselingkuhan. Bahkan banyak juga yang secara terang-terangan berani mengakui perselingkuhan tersebut agar Suami Orang yang dimaksud bisa bercerai dengan istrinya.

Kesimpulan dari beberapa masalah dan problematika di atas

Dengan empat Masalah dan problematika diatas, jika dipadukan ceritanya akan seperti ini. Enggar punya pasangan sah sebut saja Ani, dan Ani adalah korban perselingkuhan dari Andi. Enggar pada awalnya punya niat sekedar mengikuti hasrat dan cuma iseng-iseng selingkuh. Dan kesempatan untuk bertemu Ani adalah hari minggu. Pada minggu-minggu berikutnya Enggar sangat menyayangkan jika hari minggu terlewatkan tanpa bertemu Ani.

Perasaan Enggar dengan Ani sama-sama kuat, sehingga keduanya punya rasa ingin punya seutuhnya. Karena sama-sama punya pikiran seperti itu, Ani merasa cemburu jika harus sharing dan berbagi Enggar dengan Ani. Dia berusaha merusak hubungan Enggar dengan Ani agar bisa punya Enggar seutuhnya. Enggar juga punya pikiran seperti itu. Setiap Enggar punya keinginan kuat untuk bertemu Ani, Ani merasa curiga dan akhirnya sering bertanya bahkan mendesak. Karena merasa kesal Enggar tidak bisa berpikir jernih dan justru memarahi Ani.

Kalian bisa tahu bahwa perselingkuhan mempengaruhi sikap Seseorang dan itu kadang tidak disadari. Kecurigaan dari pasangan sah pada akhirnya membuat pasangan sah tahu bahwa sudah terjadi perselingkuhan. Dengan bukti atau tidak, perselingkuhan itu sebenarnya sudah ketahuan. Jadi sebelum terbakar, jangan bermain api. Jika sudah terlanjur selingkuh, lebih baik akhiri sebelum terbelenggu dan juga terjebak dalam perselingkuhan tersebut. Sudah saatnya untuk berpikir efek jangka panjang bukan hanya sekedar keinginan sesaat. Jika tidak ingin masalah, jangan memulai dari awal.(zna)

antoniuspsk

antoniuspsk

Developer at Viva News
Digital Enthusiast
antoniuspsk