Ini Dia Alasan Wajib Pilih Janda Ketimbang Wanita Single

Menjalin hubungan dengan janda? mengapa tidak
Menjalin hubungan dengan janda? mengapa tidak

Zingga Nusantara – Di jaman sekarang ini, banyak fenomena yang pada ‘jaman dulu’ dianggap tabu, menjadi biasa dan tidak aneh lagi. Salah satunya adalah berpacaran, atau menjalin hubungan dengan janda atau eks wanita bersuami. Tak jarang juga mereka para pria yang menjalin hubungan dengan janda tersebut, melanjutkan hubungan mereka ke jenjang yang lebih tinggi lagi, yaitu pernikahan. Kejadian seperti itu tak hanya dialami oleh sebagian kaum awam saja, tapi juga public figure seperti artis, ataupun orang penting lainnya.

Dibawah ini kami ulas sedikit mengenai apa sih sesungguhnya alasan pria lebih memilih wanita dengan status janda dibandingkan dengan wanita single. Survey ini kami ambil dari 100 pria dengan umur 19 – 30 tahun, dimana 50% koresponden pernah menjalin hubungan atau berpacaran dengan janda, dan 50% lagi belum pernah menjalin hubungan dengan janda.

1. Janda Lebih Percaya Diri

Tidak ada yang lebih seksi daripada seorang wanita yang memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Biasanya Janda yang berusia di atas 35 tahun seolah memiliki aura percaya diri yang berbeda dan lebih besar daripada wanita lajang berusia 25-28 tahun.

2. Janda Lebih Mencintai Anak-anak

Simple saja, “Kalau mereka sama anaknya saja perhatian seperti itu, pasti sama kita juga dong,” begitu pengakuan mereka. Rupanya para lelaki beranggapan, kelembutan hati seorang wanita tercermin dari caranya berbicara dan mengurus anak-anaknya.

Walaupun kita hidup dalam jaman millennia, ternyata masih ada nilai-nilai tradisional yang para lelaki ini suka anut. Dan salah satunya kebisaan wanita memasak dan bagaimana mereka berinteraksi dengan anak-anaknya.

3. Kebanyakan Janda Tidak Banyak Nuntut

Lebih lanjut dari salah satu teman lelaki saya, ia berkata,”Kalau Janda, karena mereka pernah disakiti, mereka akan melihat relationship itu beda, tidak banyak tuntutan.”

Contoh begini, mereka tidak harus selalu malam Mingguan bersama, tidak harus selalunya ada acara keluarga bersama, kawinan harus selalu pasang badan, dan kalau teman lelaki saya ini ingin menghabiskan waktu dengan teman-temannya, Wanita “eks-pria bersuami” pasti mengizinkan dan malah kadang menawarkan tempatnya untuk menjadi tempat berkumpul plus makanan enak tersaji.

4. Wanita Single Banyak Drama di Hidupnya

Salah seorang teman lelaki berkata,”Kalau wanita single, mereka cenderung lebih posesif. Pasti kita harus laporan dulu, mau kemana? Sama siapa? Ngapain aja? Pulang jam berapa? Cape ‘kan. Belum lagi kalau ngambek karena kita telat jemput atau telat bales whatsapp. Kalau Janda, tidak.”

Lebih lanjut teman lelaki saya ini bercerita, kalau seorang Wanita “eks-pria bersuami”, biasanya dia akan punya dunianya sendiri, sehingga memiliki kesan seolah mereka tidak membutuhkan kita laki-laki sehingga kita malah merasa sangat ingin dibutuhkan. Dan mereka yang akan repot mencari tahu apa yang bisa ia lakukan agar dibutuhkan oleh kekasihnya ini.

5. Janda adalah Pendengan yang Baik

Memang terdengar agak sedikir harsh ya, tapi memang begitulah apa yang diungkapkan oleh teman lelaki saya. Menurutnya, wanita single selalu merasa ingin didengarkan dan kebutuhannya selalu ingin diutamakan.

Berbeda halnya dengan Janda yang sudah terbiasa menjadi totidak keluarga, dan menyediakan kuping untuk masing-masing anggota keluarganya. Mereka, para lelaki single ini merasakan rasa nyaman dan merasa lebih dihargai karena pasti kebutuhan mereka untuk didengarkan terpenuhi.

Wanita “eks-pria bersuami” adalah pendengar yang baik, dan mereka bisa memberikan alternatif solusi yang baik. Kalaupun tidak, ada rasa lega dan nyaman yang lebih setelah curhat dengan mereka.

6. Janda Lebih Dewasa Soal Pilihan

Seorang Janda biasanya sudah sangat sadar akan tujuan keuangan mereka ke depan, terutama yang menyangkut dana pendidikan untuk anak-anaknya sampai jenjang kuliah, sampai persiapan masa pensiun mereka, atau sekedar kapan mereka akan liburan, memiliki rumah pertama, kedua, ketiga, dst-nya.

Kalaupun ada tujuan keuangan yang lain, mereka tahu apa yang harus dikerjakan, memiliki strategi untuk mencapainya dan semua sudah diperhitungkan dengan matang. Dan mereka juga tidak ragu-ragu meminta pendapat profesional.

Sementara kebanyakan wanita single belum tentu mengerti tentang konsep investasi, bahkan sebagian kecil masih belum bisa menjawab,”Bagaimana Kamu melihat diri Kamu sendiri dalam 5 sampai 10 tahun mendatang?” Kadang ada yang memilih untuk ‘ikut suami’ dan melupakan impian mereka sendiri. Janda berani bermimpi lebih besar dan lebih besar lagi, demi semua orang.

7. Janda Lebih Mandiri Ketimbang Wanita Single

Menyadari bahwa dirinya sendiri, mau tidak mau seorang Janda harus bertumpu pada dirinya sendiri. Otomatis mereka siap mandiri dalam berbagai hal, terutama dari segi finansial. Karena merasa tidak ada yang membantu, biasanya Wanita “eks-pria bersuami” ini akan memiliki list telpon yang penuh dengan daftar orang-orang yang bisa membantu mereka secara professional. Sehingga ketika terjadi apa-apa, mereka tidak akan membiarkan situasi mengendalikan mereka. Mereka yang mengendalikan situasi. Dan menurut para lelaki, ini seksi.

“Dan gue tidak selalu wajib antar-jemput loh. Sepele sih, tapi kadang yang bikin males pacaran ya itu, antar-jemputnya. Apalagi kalau rumahnya jauh,” lanjut si teman lelaki. Sementara kalau Wanita “eks-pria bersuami” karena terlatih berpikir praktis, dan efisiensi waktunya tinggi, sehingga mereka akan hanya minta dijemput di tengah, agar tidak merepotkan atau membawa kendaraan sendiri.

8. Koneksi Janda Sangat Banyak

Hidup sebagai seorang Janda, sangatlah tidak mudah. Mau tidak mau mereka harus bekerja lebih extra dan lebih keras dibadingkan dari mereka yang memiliki pasangan, karena mereka tidak memiliki partner yang bisa membantu mereka dalam mengerjakan sesuatu. Namun hal ini justru tidak membuat para Janda ini kecil hati. Justru dengan hebatnya mereka memperluas jaringan pertemanan dan relasinya, sehingga kalau mereka membutuhkan bantuan apapun, mereka selalu tahu siapa yang bisa diandalkan untuk membantu mereka. Dan ini ternyata bisa berlaku 2 arah. Mereka juga dengan senang hati ‘membagi’ relasinya untuk kemajuan karir atau bisnis teman lelaki yang menjadi pasangannya, tanpa pamrih.

9. Wanita Single Banyak Menuntut, Sedangkan Janda Tidak

“Harusnya kamu begini dong, harusnya kamu begitu dong,” dan bla-bla-bla. Aturan yang kebanyakan wanita single buat, untuk mengekang atau menguasai para lelaki. Atau sebenarnya mereka sendiri yang merasa terkekang, akan tuntutan lingkungan sosial.

Sementara Janda, ada kecenderungan untuk memberikan ruang gerak dan ruang nafas yang lebih. “If I’m important for you you’ll make time, if not you’ll make excuses. So in that case I know what is your priority,” begitu kutipan salah satu teman lelaki saya tentang apa yang kekasihnya katakan padanya. Santai, tapi tegas.

10. Pengalaman Janda Tak Bisa Bohong

Cara Janda melihat relationship sangat berbeda. Mereka memiliki standard toleransi yang tinggi, sehingga tidak sedikit demi sedikit protes, marah atau ngambek. Ada perspektif yang berbeda dalam suatu persoalan. Dan dari pengalaman hidup yang mereka miliki, kadang solusi terbaik bisa didiskusikan dengan lebih baik dari mereka. Wanita “eks-pria bersuami” bisa menjadi mentor yang baik, dan nasihat-nasihat mereka jauh lebih baik.